Tugas Mata Kuliah
TEORI
ORGANISASI UMUM 2
Steven Ricardo
18113646
2ka35
KOMUNIKASI
Peran
Komunikasi Dalam Organisasi
Kehidupan
manusia di dunia ini tidak dapat dilepaskan dari komunikasi karena komunikasi
adalah bagian dari sistem kehidupan sosial manusia, yang dapat dilihat dari
setiap aspek kehidupan sehari-hari manusia atau masyarakat itu sendiri.
A. Definisi dan Arti Penting Komunikasi
Apa
itu komunikasi ? komunikasi berasal dari bahasa Latin communicatio yang
berarti pemberitahuan atau pertukaran pikiran. Secara garis besar, dalam suatu
proses komunikasi haruslah terdapat unsur-unsur kesamaan makna agar terjadi
suatu pertukaran pikiran dan pengertian antara komunikator (penyebar pesan) dan
komunikan (penerima pesan).
Komunikasi
dapat diartikan sebagai bentuk interaksi manusia yang saling mempengaruhi satu
sama lain, sengaja atau tidak disengaja dan tidak dibatasi oleh komunikasi verbal
saja, tetapi juga dalam ekspresi muka, lukisan, seni dan teknologi.
Dari
beberapa definisi diatas kita dapat menggolongkan 3 pengertian utama
komunikasi, yaitu :
1. Secara
etimologis, komunikasi diartikan menurut asal usul kata, berasal dari bahasa
latin communicatio yang berasal dari kata comminis yang berarti
sama makna mengenai suatu hal yang dikomunikasikan.
2. Secara
termologis, komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan oleh
seseorang kepada orang lain.
3. Secara paradigmatis, diartikan bahwa
komunikasi adalah suatu pola yang meliputi sebuah komponen berkolerasi satu
sama lain secara fungsional untuk mencapai tujuan tertentu.
Kemudian
seberapa penting komunikasi dalam kehidupan manusia ? dapat dilihat dari hasil
penelitian yang menyatakan persentase waktu yang digunakan untuk proses
komunikasi adalah sangat besar, berkisar antara 75 % - 90 % dari jumlah
waktu kegiatan (Jiwanta,1982)
Oleh
karena itu, komunikasi memegang peranan yang sangat penting dalam pembentukan
masyarakat. Manusia terlibat dalam kegiatan komunikasi dalam kehidupan sosial,
sehingga manusia dapat saling berdekatan dalam suatu komunitas. Manusia butuh
saling berdekatan agar merasa berada dalam suatu komunitas dan tidak merasa
sendirian di dunia (Tannen,1996).
B. Jenis dan Proses Komunikasi
1. Komunikasi lisan
komunikasi
lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau
lebih yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau
peralatan yang membatasi mereka. lisan ini terjadi pada saat dua orang atau
lebih saling berbicara/ berdialog, pada saat wawancara, rapat, berpidato.
komunikasi
lisan yang tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantara
alat seperti telepon, handphone, VoIP, dan lain sebagainya karena adanya jarak
dengan si pembicara dengan lawan bicara.
2. Komunikasi tulisan
Komunikasi
tulisan adalah komunikasi yang di lakukan dengan perantaraan tulisan tanpa
adanya pembicaraan secara langsung dengan menggunakan bahasa yang singkat,
jelas, dan dapat dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa
surat-menyurat, sms, surat elektronik, dan lain sebagainya. Komunikasi tulisan
juga dapat melalui naskah-naskah yang menyampaikan informasi untuk masyarakat
umum dengan isi naskah yang kompleks dan lengkap seperti surat kabar, majalah,
buku-buku. dan foto pun dapat menyampaikan suatu komunikasi secara lisan
namun tanpa kata-kata. Begitu pula dengan spanduk, iklan, dan lain sebagainya.
Ide – Encoding – Pengiriman – Decoding – Balikan
1. Ide
Diciptakan
oleh sumber/komunikator.
2. Encoding
Ide
dirubah menjadi lambang-lambang komunikasi yang mempunyai makna.
3. Pengiriman
Ide
yang sudah di encoding dikirimkan melalui media yang sesuai.
4. Decoding
Penerima
menafsirkan isi pesan sesuai persepsinya.
5. Balikan
Sesudah
diterima, pesan dikirim kembali ke komunikator.
Agar terjadi proses komunikasi, Harold D Laswell menyebutkan
ada 5 komponen komunikasi, yaitu :
1. Komunikator
2. Pesan
3. Media
4. Komunikaan
5. Pengaruh
C.
Komunikasi efektif
Kemampuan
komunikasi merupakan faktor penentu kesuksesan setiap individu maupun
organisasi untuk bertahan dalam persaingan bisnis yang sangat kompetitif saat
ini. Kemampuan komunikasi seseorang dalam organisasi diperlukan dalam setiap
aktivitas organisasi. Melihat pentingnya komunikasi dalam organisasi,
efektivitas komunikasi akan sangat menentukan kesuksesan organisasi baik dalam
jangka pendek maupun jangka panjang (Griffith, 2002).
Kemampuan
individu untuk menyampaikan pesan atau informasi dengan baik, menjadi pendengar
yang baik, menggunakan berbagai media audio-visual merupakan bagian penting
dalam melaksanakan komunikasi yang efektif dalam suatu organisasi. Steven Covey
mengibaratkan komunikasi adalah napas kehidupan makhluk. Ia menitikberatkan
pada konsep saling ketergantungan untuk menjelaskan hubungan antarmanusia.
Faktor penting dalam komunikasi tidak sekadar pada apa yang ditulis atau
dikatakan seseorang, tetapi lebih pada karakter seseorang dan bagaimana
sesorang dapat menyampaikan pesan kepada penerima pesan. Untuk membangun
komunikasi yang efektif diperlukan lima dasar penting yaitu :
- usaha untuk benar-benar mengerti
orang lain
- kemampuan untuk memenuhi komitmen
- kemampuan untuk menjelaskan harapan
- kemauan untuk meminta maaf secara
tulus jika melakukan kesaahan
- kemampuan memperlihatkan integritas
Untuk
menciptakan komunikasi yang efektif, seorang komunikator harus mampu
mengidentifikasi sasaran yang menjadi penerima pesan, menentukan tujuan
efektivitas komunikasi, merancang pesan, memilih media, memilih sumber pesan,
dan mengumpulkan umpan balik. Dalam mengidentifikasi sasaran atau penerima
pesan perlu diperhatikan beberapa hal diantaranya adalah menentukan, mengenali
dan mempelajari siapa yang akan dijadikan sasaran (Xie et al.,2008).
D.
Implikasi Manajerial
Dalam
kamus besar bahasa Indonesia implikasi mempunya arti yaitu akibat. Kata
implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek salah satu aspek yang akan
saya bahas kali ini implikasi manajerial. Dalam manajemen sendiri terdapat 2
implikasi yaitu :
1.
Implikasi prosedural meliputi tata cara analisis, pilihan representasi,
perencanaan kerja dan formulasi kebijakan
2.
Implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan dan perumusan
tindakan.
Jadi
implikasi manajerial memiliki arti proses pengambilan keputusan partisipatif
dalam organisasi manajerial yang baik
Daftar
Pustaka
Pengantar
Teori & Manajemen Komunikasi, Drs. Tommy Suprapto, M.S.
Pengantar
Ilmu Komunikasi, Wiryanto.
Komunikasi
Bisnis, Djoko Purwanto, M.B.A.
Jurnal
Manajemen, Vol.7, No.4, Mei 2009, Hassa Nurrohim & Lina Anatan, Efektivitas
Komunikasi Dalam Organisasi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar